Ide Konten WhatsApp Story yang Menarik Perhatian Pelanggan

Halosis.co.id, Jakarta –  Tren bisnis online lewat WhatsApp saat ini sangat digemari oleh masyarakat Indonesia. Seller yang berjualan pun beragam. Mulai dari seller yang sudah berpengalaman berjualan online sampai orang yang baru mau memulai bisnisnya.

Penggunaan WhatsApp sebagai platform jualan online digemari karena dinilai sangat mudah digunakan. Sebagai langkah awal, seller membutuhkan banyak koneksi dan kontak yang tergabung dalam WhatsApp sehingga bisa menggaet banyak calon pelanggan.

Namun, tidak cukup sampai disitu saja, kamu tentu harus meyakinkan pelanggan untuk mau membeli produk jualanmu. Salah satu cara mudahnya adalah dengan rajin mengupdate WhatsApp story. Tapi, WhatsApp story yang bagaimana yang bisa menarik perhatian pelanggan? Yuk, intip jawabannya di bawah ini.


1. Meme

Meme adalah salah satu jenis konten yang sangat disukai masyarakat luas dan bisa jadi salah satu konten story WhatsApp-mu. Meme bisa menjadi salah satu pilihan konten karena ampuh untuk menembus target audience mana pun karena sifatnya yang menghibur.

Kamu bisa mengunggah meme yang relevan dengan target audience-mu agar tepat sasaran dan berkesan di hati pelanggan. Ataupun kamu juga bisa mengunggah meme yang lebih umum, tidak spesifik untuk target tertentu, namun yang mudah dipahami banyak orang. Biasanya, untuk mendapat meme tersebut kamu bisa mencarinya di google dengan kata kunci terkait.

Selain di google, kamu bisa juga mencarinya di akun-akun sosial media yang berisi lelucon dan lawakan. Jika kamu ingin lebih berkreasi dengan meme, kamu bisa membuatnya sendiri. Untuk memudahkan kamu membuat meme, kamu bisa menggunakan aplikasi khusus untuk membuat meme.


2. Poster Promo Produk

Selanjutnya kamu bisa mengunggah poster promo produkmu di WhatsApp story untuk menarik perhatian pelanggan. Tujuan mengunggah konten ini tentu saja untuk membuat pelanggan tertarik untuk berbelanja karena pelanggan sangat suka dengan hal-hal yang berbau promo.

Saat kamu membuat poster promo produk, buatlah semenarik mungkin. Mulai dari pemilihan warna, kata-kata yang digunakan, sampai graphic element atau elemen pendukung desain visualmu. Biasanya, mata pelanggan akan lebih mudah tertarik dengan warna merah. Pastikan saat kamu menggunakan warna merah untuk tulisan dalam postermu, backgroundmu lebih baik berwarna putih, agar lebih stand out.

Penggunaan kata dalam poster juga bisa mempengaruhi pelanggan seperti gratis, bonus, edisi terbatas sangat mempengaruhi pelanggan. Itu sebabnya, kamu harus memperhatikan setiap elemen dalam postermu untuk membuat pelanggan yakin akan produkmu dan tertarik membelinya.


3. Foto Produk Terbaru dan Terlaris

Tidak bisa dipungkiri, foto produk bisa langsung menarik perhatian pelanggan. Apalagi jika foto produkmu menarik dan kualitasnya bagus. Pelanggan akan lebih percaya denganmu dan keaslian produkmu.

Kamu bisa mengunggah foto produk terbaru. Tujuannya supaya pelanggan tidak ketinggalan informasi mengenai produk jualanmu. Selain itu, kamu bisa mengunggah foto produk yang paling laris. Biasanya hal ini dilakukan agar pelanggan percaya bahwa toko online-mu sudah banyak pembeli dan produkmu worth it untuk dibeli.


4. Aktivitas Jualan Online

Seperti story pada umumnya yang merekam kegiatan sehari-hari, kamu juga bisa mengunggah aktivitas jualan online-mu untuk menarik perhatian pelanggan. Saat pelanggan melihat kegiatanmu, pelanggan akan percaya bahwa kamu bukan seller penipu.

Selain itu, kamu juga bisa memberikan informasi kepada pelanggan yang sedang memesan produkmu. Kamu bisa mengunggah prosesnya di story, seperti apakah barangnya sedang dikemas, atau barangnya sudah siap meluncur. Buatlah semenarik mungkin. Bisa dengan menggabungkan beberapa foto dalam satu frame atau bisa juga berbentuk video time lapse.


5. Testimoni Pelanggan

Testimoni pelanggan sangat penting untuk online seller. Dengan testimoni, kamu bisa bisa mengevaluasi kinerja pelayanan, produk, bahkan jasa ekspedisi yang digunakan. Jadi, kamu bisa lebih baik lagi dalam berjualan online.

Selain itu, testimoni yang baik dari pelanggan akan membuat calon pelanggan percaya terhadapmu. Karena, sudah ada bukti nyata dari orang yang bersangkutan. Kamu bisa mengunggahnya langsung, misal testimoninya berasal dari chat. Atau kamu juga bisa mengunggahnya setelah didesain, misal dalam desainmu itu berisi foto pelanggan dengan isi testimoninya.


Nah, itu dia tadi ide konten WhatsApp story yang bisa menarik perhatian pelanggan. Kalau pelanggan sudah percaya dan berhubungan baik denganmu, kamu tinggal tunggu jualanmu laris saja. Semoga artikel ini bermanfaat. Kalau kamu mau tahu lebih banyak tips-tips seputar jualan online, kamu bisa nih follow instagram Halosis @halosisofficial.

Leave a Reply