6 Ciri Toko Online Penipu

Jadilah pembeli yang cerdas dan waspadai toko online bodong.
Gambar: https://www.livemint.com/Money/NiCqLiPydKDcy9MNykFgfP/A-guide-on-global-online-shopping-for-Indian-buyers.html

Halosis.co.id, Jakarta – Sebagai netizen yang sering berbelanja online, kita harus selalu waspada akan penipuan berbasis online. Terkadang banyak toko-toko online yang dibuat, bukan untuk berjualan, tapi untuk menipu. Jangan sampai kamu menjadi korban penipuan toko online. Berikut adalah beberapa faktor yang harus kamu perhatikan agar kamu yakin, toko tempatmu berbelanja bukan toko bodong.

1. Profil

Seluruh informasi penting mengenai toko terangkum dalam profil.

Yang pertama kali harus diperhatikan ketika kamu ingin berbelanja online, adalah profil toko. Kalau kamu berbelanja di situs belanja online, biasakan untuk melakukan review singkat terhadap tokonya. Kamu bisa melihat seluruh performanya, barang-barang jualannya, dan best sellers di profil toko tersebut. Kemudian, apabila kamu belanja di media sosial, kamu bisa memperhatikan jumlah followersnya. Memang jumlah followers tidak selalu mencerminkan kualitas produk. Tapi paling tidak, kamu tahu, kalau toko tersebut diminati banyak orang. Selain itu, kamu juga bisa mengecek link yang dicantumkan dalam profil. Biasanya akun palsu mencantumkan link yang tidak jelas atau tidak sesuai dengan toko tersebut.

2. Bukan Real Picture

Ini adalah salah satu contoh toko online dengan real picture.

Biasanya, toko online bodong tidak menggunakan gambar asli atau milik pribadi. Pada saat melihat gambar yang dicantumkan, perhatikanlah apakah kualitasnya baik. Biasanya olshop palsu mencuri gambar dari olshop lain, ataupun hanya mencomot dari google. Yang lebih parah lagi, apabila di fotonya ada watermark, dengan nama yang berbeda dari nama toko yang kamu kunjungi ini. Toko yang asli pasti mencantumkan gambar asli, dan bukan mencomot dari tempat lain.

3. Harga Terlalu Murah

Jangan terpancing dengan harga murah, karena harga bisa menipu.
Gambar: https://www.boredpanda.com/funny-online-shopping-fails/?utm_source=google&utm_medium=organic&utm_campaign=organic

Jangan terpancing dengan harga yang sangat murah! Harga murah bisa saja hanya pancingan, agar kamu berbelanja di toko tersebut. Untuk menarik mangsa, biasanya toko online seperti ini biasanya memasang harga yang sangat miring. Kamu bisa mencermati dan membandingkan harga yang ditampilkan ini dengan olshop lainnya. Kalau kamu merasa harga yang diberikan tidak masuk akal, segera tinggalkan toko ini.

4. Kolom Komentar Dimatikan

No comment = no cry.
Gambar: https://www.quora.com/How-do-I-turn-off-the-comments-on-my-posts-on-Facebook

Hal penting lain yang perlu kamu cek saat ingin berbelanja online adalah kolom komentar. Kebanyakan akun bodong mematikan kolom komentar, agar orang-orang yang kecewa dengan tokonya tidak bisa berkomentar. Toko yang bagus sekalipun, mungkin saja diberikan komentar negatif. Apalagi toko palsu. Karena itu, periksalah terlebih dahulu komentar-komentar dari pembeli, agar kamu tidak tertipu.

5. Testimoni palsu

Testimoni rasa iklan.
Gambar: https://www.hipwee.com/tips/ini-lo-5-ciri-ciri-testimoni-palsu-penggila-belanja-online-jangan-sampai-tertipu/

Kamu harus waspada kalau kolom komentarnya dimatikan, tapi kamu juga harus waspada terhadap testimoni palsu yang sering ada di kolom komentar. Kamu harus bisa membedakan mana testimoni palsu dan asli. Testimoni palsu biasanya isinya terlalu berlebihan. Testimoni palsu juga cenderung copy paste dari deskripsi produk yang ditampilkan oleh penjual. Biasanya, testimoni asli cukup singkat, dan berisi opini pribadi pembeli, bukan fakta atau bahkan kandungan yang terdapat dalam produk.

6. Rating Rendah atau Bahkan Tidak Ada

Harap objektif dalam memberikan rating, jangan seperti gambar kanan.
Gambar:https://www.brilio.net/ngakak/10-alasan-pembeli-beri-bintang-satu-online-shop-ini-bikin-kesel-190405a.html#

Dalam marketplace, biasanya ada rating yang ditampilkan. Rating ini diberikan oleh pelanggan yang telah melakukan transaksi di toko tersebut. Waspada terhadap toko dengan rating rendah, karena itu berarti banyak pelanggan yang kecewa terhadap toko tersebut. Kamu juga harus melihat perbandingan orang yang mereview toko tersebut dengan ratingnya. Semakin banyak orang yang memberikan rating bagus, semakin terpercaya juga tokonya.


Demikianlah ciri-ciri toko online palsu yang banyak sekali ditemukan. Kamu harus mewaspadai toko-toko seperti ini. Jadilah pembeli yang cerdas, dan jangan mau tertipu. Semoga artikel ini bermanfaat. Selamat #berUsaha



1 comment

  1. 3 Cara Melaporkan Penipuan Online | Halosis Blog

    […] beberapa cara yang dapat kamu lakukan, untuk melaporkan penipuan online yang kamu alami. Sebelum membeli, pastikan kalau olshop yang incaranmu bukan olshop bodong. Kenali juga modus-modus penipuan online yang telah banyak memakan korban. Tetap waspada dan […]

Leave a Reply