8 Psikologi Warna dan Artinya untuk Branding Toko Online-mu

Halosis.co.id, Jakarta – Warna menjadi hal yang penting dalam pembentukan sebuah branding. Dari sekian banyak warna yang ada, ternyata tidak semua warna cocok digunakan untuk branding toko online-mu. Setiap warna memiliki makna yang berbeda dan akan sangat mempengaruhi citra toko online-mu.

Ada warna-warna yang lebih cocok untuk jenis brand tertentu. Sebaliknya, ada juga warna yang sangat tidak dicanjurkan untuk jenis brand yang lain. Ada juga warna yang memiliki arti mendalam jika digunakan untuk suatu jenis brand. Tiap warna mewakili makna dan penggunaannya masing-masing. Nah, biar kamu tidak salah memilih dan menggunakan warna untuk branding, yuk, simak penjelasannya di bawah ini.


1. Hitam

Jika kamu melihat warna hitam mungkin yang ada di benak kamu pertama kali adalah hal-hal yang misterius, atau semacam bayangan. Namun, asosiasi warna hitam akan sangat berbeda saat digunakan dalam sebuah branding. Hitam dalam dunia desain dan branding memiliki arti kuat, elegan, mewah, serta profesional.

Warna ini sangat cocok digunakan untuk brand yang ingin menunjukkan kesan formal, kuat, dan canggih. Biasanya brand yang menggunakan warna ini adalah brand olahraga, otomotif, teknologi. Sebagai contoh, brand olahraga seperti nike dan adidas menggunakan warna hitam untuk branding.

Selain itu, warna hitam juga identik dengan brand untuk kalangan menengah ke atas lainnya, misalnya brand tas terkenal chanel dan gucci. Hal ini disebabkan karena warna hitam memberikan kesan elegan. Dalam dunia fashion, warna hitam sering dikombinasikan dengan warna emas untuk mempertegas kesan mewah atau luxury.


2. Biru

Dalam psikologi warna, warna biru sendiri berarti merepresentasikan ketenangan, kedamaian, serta kesegaran. Namun, lebih mendalam lagi, sebenarnya makna warna biru dalam sebuah branding berbicara tentang cerdas, kepercayaan, serta aman. Biasanya brand yang menggunakan warna ini ingin meyakinkan pelanggan bahwa produk miliknya aman serta dapat dipercaya.

Jenis brand yang biasa menggunakan warna ini adalah bank, perusahaan asuransi, perusahaan yang bergerak di bidang teknologi, serta perusahaan pangan dan kebutuhan sehari-hari. Sebagai contoh, bank yang menggunakan warna biru adalah BCA, Mandiri, dan BRI. Bank-bank tersebut ingin menunjukkan bahwa perusahaan mereka aman dan dapat dipercaya.

Selain itu, jenis brand lain yang menggunakan warna biru adalah perusahaan pangan dan kebutuhan sehari-hari, seperti Unilever, P&G, Nestle, dan Danone. Merek-merek tersebut menggunakan warna biru sebagai brandingnya karena ingin memberitahu pelanggan bahwa produk-produk mereka aman. Jika kamu ingin membuat pelanggan percaya dan berkata bahwa produkmu aman, kamu bisa menggunakan warna biru sebagai branding toko online-mu.


3. Kuning

Warna kuning merupakan warna cerah yang memberikan kesan ceria saat orang melihatnya. Lebih dari itu, dalam psikologi warna, warna kuning memiliki makna kehangatan, optimis, kegembiraan, serta harapan. Tidak heran jika banyak industri kreatif yang menggunakan warna ini untuk branding perusahaannya.

Jika kamu menggunakan warna kuning sebagai branding toko online-mu, maka pelanggan akan mendapat kesan kehangatan. Biasanya jenis brand yang menggunakan warna ini adalah brand anak dan keluarga. Sebagai contoh: Mcdonalds, chupa chups, dancow, serta ikea.

Ketinga brand tersebut terkait dengan anak-anak dan keluarga. Itu sebabnya mereka ingin memberikan kesan kegembiraan bagi target market mereka yaitu anak-anak dan keluarga. 


4. Merah

Kesan pertama saat melihat warna merah dalam pikiran kebanyakan orang adalah berbicara tentang keberanian. Warna merah menjadi salah satu favorit brand-brand dalam pemilihan warna untuk branding perusahaan mereka. Pasalnya, warna ini memiliki makna yang kuat dan bagus untuk sebuah branding.

Warna merah memiliki makna kuat, hangat, serta membangkitkan gairah dan semangat. Selain warnanya yang kuat, merah juga membuat pelanggan lebih tergugah dengan produkmu. Biasanya jenis brand yang menggunakan warna ini adalah perusahaan makanan dan minuman.

Sebagai contoh: minuman coca-cola menggunakan warna merah untuk branding perusahaannya. Hal ini akan mennggugah pelanggan untuk lebih semangat, apalagi mengingat kampanye dari coca-cola yang juga sangat mendukung yaitu “buka semangat baru!”. Selain itu, Mcdonalds, KFC, serta perusahaan makanan lainnya juga sering menggunakan warna merah, yang tentunya bertujuan untuk menggugah semangat makan pelanggan.


5. Hijau

Warna hijau sering mendapat julukan sebagai warna alam. Warna ini dekat dengan kesan pertumbuhan serta perkembangan. Tidak jauh berbeda dengan maknanya dalam suatu branding, yaitu: alami, tenang, damai, sumber kehidupan, serta aman.

Biasanya warna hijau digunakan untuk branding perusahaan non-profit, ramah lingkungan, perusahaan yang berkaitan dengan kesehatan, juga tak jarang yang bergerak di bidang teknologi. Sebagai contoh: perusahaan yang bergerak di bidang teknologi seperti Whatsapp, Line, serta Wechat menggunakan warna ini untuk memberikan kesan tenang dan aman. Itu artinya, saat menggunakan aplikasi tersebut, pelanggan tidak perlu takut, karena privasinya aman terjaga.

Selain itu, perusahaan Gojek dan Grab juga menggunakan warna hijau karena ingin memberi tahu pelanggan bahwa jasanya aman untuk digunakan. Nah, jika toko online-mu terkait kesehatan atau ingin memberikan kesan aman dan alami, kamu bisa menggunakan warna hijau sebagai pilihan warna brandingmu.


6. Coklat

Warna coklat memberikan kesan retro atau jadul. Warna ini sangat cocok jika perusahaan ingin berkata bahwa perusahaannya sudah berdiri dalam waktu yang lama. Lebih dari itu, penggunaan warna coklat dalam sebuah branding memiliki makna handal, pertemanan, serta profesionalitas.

Sedikit mirip dengan warna hitam, namun warna ini lebih terkesan halus dan tidak dominan. Selain itu, di mata penglihatnya, warna ini bisa memberikan kesan ketenangan. Biasanya, warna coklat digunakan oleh jenis brand seperti: perkebunan, perusahaan kopi, toko roti, serta ruang modern seperti cafe-cafe.

Sebagai contoh, perusahaan yang menggunakan warna coklat untuk brandingnya adalah J.co, Gloria jean’s coffee, serta m&m’s. Untuk mendapat kesan lebih menyatu dengan alam serta friendly, kamu bisa menggunakan warna ini sebagai pilihan warna untuk branding toko online-mu.


7. Ungu

Warna ungu menjadi warna yang dapat memacu imajinasi seseorang. Warna ini memberikan kesan misterius dan menggoda. Namun, dalam psikologi warna untuk branding, warna ini memiliki makna kreativitas, elegan serta imajinasi. Tak heran banyak perusahaan yang berhubungan dengan kecantikan menggunakan warna ini untuk branding perusahaannya.

Jenis brand yang menggunakan warna ini biasanya perusahaan yang terlibat dalam bidang entertainment, produk kecantikan, fashion, serta perhiasan. Sebagai contoh: mainan anak barbie menggunakan warna ungu untuk memacu imajinasi target marketnya yaitu anak-anak.

Selain itu, warna ini memberikan kesan anggun, jadi sangat cocok untuk brand yang terkait dengan wanita. Untuk memberikan kesan kreatif dan elegan pada pelanggan kamu bisa menggunakan warna ungu untuk branding toko online-mu. Jika toko online-mu menjual fashion atau kecantikan, warna ungu sangat cocok untuk jadi warna brand-mu!


8. Jingga

Warna jingga memberikan kesan antusias dan semangat. Penggunaan warna jingga dalam sebuah branding memberikan kesan antusias, percaya diri, serta kerjasama. Jika toko online-mu ingin memberikan kesan semangat dan ceria namun tetap friendly, warna jingga menjadi pilihan yang tepat.

Warna jingga identik digunakan sebagai branding usaha kuliner serta perusahaan sumber daya manusia. Sebagai contoh, Fanta adalah perusahaan minuman yang menggunakan warna orange untuk brandingnya, hal ini memberikan kesan bahwa Fanta ingin mengajak target marketnya memiliki rasa antusias dengan ditemani fanta.

Selain itu, logo Nickelodeon juga menggunakan warna jingga karena target marketnya yang adalah anak-anak, yang akan memberikan kesan friendly serta antusias dan rasa percaya diri untuk anak-anak. 


Nah itu dia tadi, 8 psikologi warna dan artinya untuk branding toko online-mu. Sekarang kamu jadi lebih tahu dong ya bagaimana memilih dan menggunakan warna yang cocok untuk branding toko online-mu. Mungkin kamu akan bertanya-tanya, bagaimana jika toko online-mu memiliki lebih dari satu karakteristik? Bagaimana pemilihan warnanya? Nah, untuk toko online yang memiliki karakteristik lebih dari satu, kamu bisa mencoba untuk mengkombinasi warna-warna yang berkaitan dengan karakteristik toko online-mu, atau kamu bisa juga menggunakan trik penggabungan warna menggunakan palet warna, seperti menggunakan warna analog, atau warna triadic untuk menggabungkan warna-warna tersebut.

Semoga tips ini bermanfaat. Kalau kamu mau tahu lebih banyak tips-tips seputar jualan online, kamu bisa nih follow instagram Halosis @halosisofficial.

Leave a Reply