4 Tips Buat CTA Ampuh dan Bikin Pelanggan Auto Beli

Halosis.co.id, Jakarta – CTA atau Call To Action pasti sudah tidak asing lagi untuk orang-orang yang bekerja di dunia marketing. Jika diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia, secara harfiah, CTA berarti panggilan untuk bertindak. Untuk orang marketing, istilah ini berarti sebuah instruksi yang dibuat secara khusus agar pelanggan memberikan respon langsung sehingga terjadi konversi atau perubahan yang menghasilkan pembelian. 

Jika CTA yang kamu buat berhasil menarik perhatian pelanggan, maka peluang penjualanmu pun meningkat. Ada banyak hal yang harus diperhatikan untuk membuat CTA, dari mulai kata yang digunakan, bagaimana nanti posisinya, hal-hal estetik, dan masih banyak lagi. Supaya kamu lebih paham apa saja yang harus diperhatikan, yuk, simak tips membuat CTA yang menarik perhatian pelanggan di bawah ini!


1. Pilih Kata yang Tepat

Hal yang paling penting dalam CTA adalah pemilihan kata yang tepat. Penggunaan kata dalam CTA menjadi sangat krusial karena kata-kata tersebut berfungsi sebagai stimulus agar pelanggan membuat sebuah tindakan. Jadi, untuk membuat CTA yang mampu menarik perhatian pelanggan, pilihlah kata yang tepat. 

Untuk memilih kata yang tepat, kamu bisa mengumpulkan kata-kata yang diperlukan, lalu memilih kata yang sekiranya paling menjelaskan dan mudah dimengerti. Misalnya kamu mau membuat CTA untuk mendaftar ke toko online-mu, kamu bisa saja menggunakan kata ‘daftar sekarang!’. Atau kalau kamu mau menggunakan variasi lain, kamu bisa menggunakan ‘dapatkan akunmu sekarang!’ atau ‘bergabung sekarang!’, dan masih banyak lagi.

Setelah kamu mengumpulkan beberapa alternatif kalimat yang dapat digunakan, saatnya kamu untuk menentukan kalimat mana yang paling efektif, sesuai untuk toko online-mu, dan tentunya tepat untuk target pasarmu. Misalnya kalau targetmu adalah anak muda, cobalah untuk menggunakan kata yang lebih santai daripada menggunakan kalimat yang kaku.


2. Singkat dan Jelas

Kalimat yang digunakan sebagai CTA haruslah singkat dan jelas karena pelanggan akan cenderung malas untuk membaca kalimat panjang. Kalau sudah malas, pelanggan juga pastinya jadi tidak melakukan ‘tindakan’ apa pun. Padahal sudah jelas sekali tujuan dari CTA adalah menarik perhatian pelanggan untuk melakukan tindakan dengan menggunakan kalimat yang singkat.


3. Perhatikan Desain CTA

Hal lainnya yang harus diperhatikan agar CTA-mu menarik perhatian adalah desainnya. Bukan hanya kalimat saja yang perlu kamu perhatikan, tetapi juga desain, karena tampilan visual CTA-mu juga bisa membantu pelanggan tertarik untuk meng-klik linknya. Mata kita akan lebih mudah teralihkan oleh visual dibandingkan tulisan. Nah, maka dari itu, desain juga jadi fokus yang harus diperhatikan agar CTA-mu terlihat menarik.

nggunaan warna, ukuran, dan posisi CTA mempengaruhi perhatian pelanggan. Gunakanlah warna-warna yang mudah membuat mata pelanggan teralihkan, gunakanlah warna merah, atau warna-warna yang cerah. Selain warna CTA, warna tulisan kamu pun harus terlihat jelas. Jika kamu menggunakan warna merah cerah, sebaiknya warna tulisanmu menggunakan warna putih, agar terlihat jelas, karena jika tulisan kamu menggunakan warna hitam, informasinya tidak akan terlihat jelas. Selalu gunakan warna box CTA yang berlawanan dengan warna tulisannya.

Selanjutnya, ukuran CTA juga harus pas, tidak terlalu besar ataupun terlalu kecil. Jika CTA-mu terlalu besar, pelanggan akan merasa terganggu dengan hal tersebut. Tapi, jika CTA-mu terlalu kecil juga tidak baik, karena pelanggan akan kesulitan untuk melihat dengan jelas informasi di dalamnya. Jadi, usahakanlah untuk menyesuaikan ukuran CTA dengan keseluruhan iklanmu, agar pelanggan tertarik melihatnya.
Bukan hanya ukuran saja, tetapi posisi CTA-mu juga jadi hal penting selanjutnya. Tata letak CTA-mu harus strategis, ini bertujuan agar mata pelanggan langsung bisa melihat CTA tersebut. Misalnya, kamu bisa menggunakan rata tengah agar mudah mendapat perhatian pelanggan.


4. Buat Penawaran Terbatas

Tips selanjutnya yaitu membuat penawaran terbatas untuk memberikan kesan urgensi di mata pelanggan. Dalam kasus CTA untuk promosi, kamu bisa menggunaklah kata-kata promosi yang menekankan pada batas waktu penawaran tersebut, agar bisa mendesak pelanggan untuk segera melakukan action. Sebagai contoh, kamu bisa menggunakan kata ini: “Daftar sekarang dan dapatkan promo diskon 25%, hanya sampai tanggal 31 Desember!” atau “Beli dan dapatkan promo spesial hanya sampai 20 Agustus!”.


Nah itu dia tadi, 4 tips membuat CTA yang mampu menarik perhatian. Intinya adalah bagaimana kamu semaksimal mungkin mengemas CTA tersebut dari perpaduan kata, desain, dan hal menarik yang bisa membuat pelanggan segera melakukan action. Tetap perhatikan apa yang menjadi keinginan pelanggan, sehingga kamu dapat lebih mudah menyesuaikan CTA yang akan dibuat sehingga hasilnya lebih optimal. 

Semoga tips ini bermanfaat. Kalau kamu mau tahu lebih banyak tips-tips seputar jualan online, kamu bisa nih follow instagram Halosis @halosisofficial.

Leave a Reply