4 Cara Jitu Promosi Jualan Online di Whatsapp

Halosis.co.id, Jakarta – Penggunaan Whatsapp sebagai platform berjualan online kini semakin digemari online seller. Bukan hanya untuk online seller yang sudah familiar dengan sosmed tapi juga untuk yang baru mulai berjualan online.

Penggunaanya yang mudah dan praktis membuat WhatsApp menjadi platform chat nomor satu untuk berjualan online. Bahkan sebagian besar online seller yang berjualan dengan sosmed masih menggunakan WhatsApp untuk menerima order dari pelanggan.

Saat berjualan lewat WhatsApp, tentu saja kamu perlu melakukan promosi. Entah itu untuk memperkenalkan produk terbaru toko online-mu, membujuk pelanggan untuk membeli produk, atau bahkan untuk membangun branding toko online-mu.

Bagaimana kamu bisa melakukan promosi di platform Whatsapp? Yuk, cek tipsnya di bawah ini.


1. Buat Broadcast Menarik

Seperti yang diketahui, broadcast adalah pesan yang disebarkan ke banyak kontak sekaligus. Hal ini tentu lebih efektif untuk menggaet banyak pelanggan tanpa effort yang berlebihan. Bahasa yang digunakan biasanya lebih bersifat umum (tidak spesifik kepada satu orang).

Buatlah broadcast menarik. Broadcast menarik tidak harus selalu tentang jualanmu saja. Kamu bisa membagikan topik lain yang bermanfaat atau edukatif, seperti berita yang saat ini sedang banyak dibicarakan, tips dan trik, daily life hack, info kesehatan, dan masih banyak lagi. Dengan begitu, pelanggan tidak akan bosan dan tentunya pesanmu tidak akan dianggap sebagai spam.

Kemaslah topik-topik tersebut secara menarik. Kamu bisa bermain kata, tidak perlu terlalu kaku. Selain itu, kamu bisa menyelipkan beberapa emoji juga agar terlihat lebih bersahabat.

Hal lain yang harus kamu perhatikan saat membuat broadcast adalah waktu. Sebaiknya, kamu menjadwalkan waktu untuk melakukan broadcast. Terlalu sering melakukan broadcast pun tidak baik, karena bisa dianggap sebagai spam. Waktu yang tepat untuk melakukan broadcast adalah seminggu sekali. Kamu juga bisa menyusun konten apa saja yang akan dibagikan selama sebulan. Misalnya, kamu kamu membahas produkmu di minggu pertama dan ketiga, lalu minggu kedua dan keempat berisi konten informasi, edukatif, atau mungkin juga konten yang menghibur.


2. Japri Pelanggan

Mengirim pesan langsung secara pribadi ke pelanggan akan lebih berkesan bagi pelanggan. Hal tersebut dikarenakan terasa lebih personal dan terkesan akrab. Dengan cara ini, kamu bisa lebih dekat dengan pelanggan. Kamu bisa dengan mudah mendapatkan insight-insight baru dari pelanggan, seperti apa yang sebenarnya pelanggan sukai, apa yang dibutuhkan pelanggan, dan bagaimana tanggapan pelanggan mengenai produk atau toko online-mu.

Saat mengirim pesan pribadi kepada pelanggan, kamu bisa menyebut namanya. Dengan begitu, pelanggan akan merasa spesial dan diperhatikan. Selain itu, penting juga untuk memperhatikan tutur katamu. Kamu tidak boleh menggunakan bahasa yang sama kepada kelompok pelanggan yang berbeda. Contohnya, kalau kamu mempunyai pelanggan remaja dan orangtua, tentu kamu tidak bisa menyamakan cara berbicaramu dengan mereka.

Saat berbicara dengan pelanggan remaja, mungkin akan lebih nyambung kalau kamu menggunakan kata-kata gaul dan yang akrab dengan remaja. Berbeda lagi saat kamu berbicara dengan pelanggan yang sudah dewasa. Sebaiknya, gunakan bahasa yang lebih umum dan sopan, namun jangan terlalu kaku juga.


3. Sering Update Status

Selain dua cara di atas, kamu bisa juga berpromosi melalui status Whatsapp. Kamu bisa memberikan informasi seputar toko online-mu melalui status, sehingga pelanggan bisa melihat dan tidak ketinggalan informasi. Selain itu, menggunakan status Whatsapp akan lebih aman dan tidak mengganggu kenyamanan pelanggan.

Sama seperti broadcast, kamu bisa juga membagikan konten lain selain berjualan di status Whatsappmu. Pelanggan akan lebih tertarik saat kamu tidak selalu berpromosi mengenai jualanmu saja. Karena, kamu bisa memahami pelanggan dengan baik dan tidak membuatnya risih.

Untuk menghindari pelanggan malas melihat status Whatsappmu, sebaiknya jangan terlalu banyak memposting status. Batasi hanya mengunggah 7-10 status perhari. Angka ini cukup ideal sebagai online seller yang sedang melakukan promosi. Karena, di bawah angka tersebut tentu akan kurang maksimal, tetapi di atas angka tersebut juga pelanggan akan malas melihat statusmu. 


4. Promosikan lewat Grup

Selanjutnya, kamu bisa mempromosikannya melalui grup. Dengan hal tersebut, kamu akan lebih mudah menarik banyak pelanggan. Selain itu, kamu bisa membuka diskusi umum juga yang tentu akan menarik pelanggan lain untuk berkomunikasi.

Kamu bisa menggunakan bahasa yang lebih santai dan bersahabat. Di akhir promosimu, kamu bisa menyelipkan CTA. CTA ini bisa berbagai macam jenis, seperti membuka sesi tanya jawab, menerima saran dan kritik, ataupun arahan langsung untuk pemesanan produkmu.

Saat diskusi grup berlangsung, pastikan kamu siap untuk membalas. Jangan sampai membiarkan pelanggan menunggu. Saat kamu fast respon, pelanggan pun bisa menilai bahwa kinerja toko online-mu ternyata baik. Juga, tentunya tetap bersikap ramah dengan pelanggan, selipkan emoji-emoji di setiap percakapan.


Nah, itu dia tadi 4 cara jitu promosi di Whatsapp. Supaya jualan online-mu lewat WhatsApp semakin maksimal, kamu bisa pakai aplikasi Halosis Seller Lite. Aplikasi Halosis Seller Lite bisa membantu kamu untuk hitung total pesanan dan ongkir otomatis dengan format order. Kamu tinggal meng-copy format order ke pelanggan yang bersangkutan. Lalu setelah pelanggan mengisi format order tersebut, kamu bisa meng-copynya dan menyalinnya ke aplikasi untuk proses pengelolaan data pelanggan dan pesanan otomatis sesuai status order.

Kamu juga bisa membuat katalog digital otomatis yang mudah dibagikan ke Whatsapp. Jadi, bisa kasih katalog produk yang berkualitas kepada pelanggan tanpa pakai ribet.

Tertarik untuk menggunakan aplikasi ini biar jualan di Whatsappmu makin pesat? Yuk, download aplikasinya di play store dan daftarkan dirimu segera!

Leave a Reply