Cara Menghindari Akun Instagram Dibajak

Halosis.co.id, Jakarta – Belum lama ini ada berita yang viral di sosial media mengenai salah satu akun Instagram online shop yang menjual tas wanita dibajak atau dihack. Akun tersebut sudah memiliki lebih dari 200 ribu followers, jadi bisa dibayangkan bagaimana paniknya si pemilik akun.

Hacker tersebut mengganti email, password, dan ID Line yang digunakan oleh online shop untuk berkomunikasi dengan pelanggan. Bahkan hacker mengunggah foto iPhone 7 dan menjualnya dengan harga Rp 7 juta. Kok bisa sih hacker membajak akun Instagram orang lain?

Ternyata setelah ditelusuri kejadian berawal dari salah satu karyawan yang menerima order dari Line. Si calon pembeli mengirimkan link yang dikira karyawan tersebut mengarahkan ke foto produk di Instagram. Ketika link dibuka, tampilannya mirip sekali dengan aplikasi asli Instagram, sehingga karyawan tersebut memasukkan email dan password seperti biasanya.

Trik mengirimkan link untuk memasukkan email dan password biasa disebut phising, selain itu kita juga perlu memperhatikan beberapa hal supaya akun Instagram kita tetap aman:

 

Gunakan password yang sulit ditebak

Mungkin Anda bingung mengapa banyak password yang mudah ditebak. Jangan gunakan nama hewan kesayangan, nama pasangan anda, karakter tv favorit sebagai password, Anda mungkin berpikir orang lain tidak mampu menebaknya, tapi sebenarnya semakin mudah password, maka akan semakin mudah dihack. Password yang aman memiliki minimal 6 karakter dari kombinasi huruf besar, huruf kecil, angka, dan tanda baca.

 

Pastikan akun email anda aman

Gunakan Two-Step Verification untuk email Anda.

 

Two-Factor Authentication

Sambungkan nomor handphone Anda ke akun Instagram dengan mengaktifkan Two-Factor Authentication

 

Jangan sembarangan memberi otorisasi aplikasi pihak ketiga

Saat menggunakan aplikasi pihak ketika hal ini memang sering terjadi. Jika Anda ragu maka jangan berikan akses untuk aplikasi yang terlihatmencurigakan. Anda bisa cek aplikasi apa saja yang memiliki akses ke akun Instagram Anda.

 

Caranya:

Login ke akun Instagram via desktop
Pilih “Edit Profile”
Klik “Authorised apps”
Kelola aplikasi anda

 

Log out setelah menggunakan Instagram

Jika Anda membuka akun Instagram di tempat yang bukan milik Anda sendiri, jangan lupa untuk selalu log out. Jangan pilih opsi “remember me” ketika log in di komputer umum, karena nantinya orang lain bisa log in ke akun Anda meskipun aplikasi sudah ditutup.

 

Jangan buka link mencurigakan

Tidak hanya phising melalui aplikasi chat, tapi Anda harus waspada pula membuka lampiran atau tautan link yang mencurigakan lewat email atau dari pengirim yang tidak jelas. Cara ini memungkinkan seseorang untuk merekam info dan data pribadi anda.

 

Ubah password secara berkala

Nah, cara yang satu ini memang mungkin kebanyakan kita malas melakukannya. Jangan ragu mengubah password apalagi jika Anda menerima pesan dari Instagram langsung supaya Anda segera melakukannya. Selama proses cek keamanan, Instagram kadang harus me-recover informasi login yang dicuri lewat situs lain.

Jika Instagram mendeteksi adanya password yang dicuri, ubah segera password dan situs lain akan secara otomatis mengamankan akun, sekaligus mencegah akun anda di-hack di lain waktu.

 

Gunakan password berbeda untuk tiap akun

Kebiasaan kita pada umumnya adalah selalu menggunakan password yang sama untuk banyak akun aplikasi. Hal ini memang memudahkan kita mengingat di satu sisi, tapi para hacker kerap menggunakan password yang digunakan berulang untuk mendapat akses ke akun korbannya. Jadi, lebih baik anda mencatat password tersebut di sebuah notepad, evernote atau aplikasi manajer password open source semacam Keepass.

 

Jika, akun sudah terlanjur di-hack, Anda bisa mengajukan banding dan membuat pengaduan lewat Instagram Help Center atau buka laman help.instagram.com. Anda dapat memilih permasalahan yang sudah disediakan solusinya masing-masing. Memang butuh waktu dan tidak semua akun dapat kembali, tapi paling tidak Anda sudah berusaha.

Leave a Reply