Tahukah Kamu? Ada 7 Hal Yang Wajib Dihindari oleh Bisnis Online dengan Modal Kecil.

HALOSIS.CO.ID, JAKARTA – Ada kepercayaan bahwa 90% bisnis startup gagal. Dan hanya 10% bisnis yang sukses, atau setidaknya berhasil bertahan walaupun tidak untung. Lalu orang mulai mencari tahu apa sebenarnya yang dilakukan oleh orang-orang dalam lingkup 10% tersebut?

Bagi anda yang akan atau sudah memulai bisnis dengan modal kecil, mungkin bisnis anda belum bisa dikategorikan bisnis startup, namun posisi anda dengan bisnis startup tidak jauh berbeda. Bisnis anda sama-sama bermodal terbatas.

Berikut adalah 7 Kesalahan Fatal yang harus anda hindari saat menjalankan bisnis online degan modal kecil:

#1 – Finansial Tidak Stabil!

Finansial tidak stabil bukan berarti modal kecil. Bisnis modal kecil tetap dapat memiliki finansial yang stabil jika dikelola dengan baik. Untuk menjaga kestabilan finansial, anda harus dapat menyisihkan uang untuk menopang diri anda, dan untuk menopang bisnis anda. Anda tidak dapat mencampuradukan kepetingan bisnis dengan kepenting pribadi anda. Tidak ada salahnya bekerja di perusahaan untuk mendapatkan gaji sambil mencoba bisnis kecil-kecilan. Untuk itu anda perlu bijak menggunakan waktu anda, kapan fokus pada kerjaan dan kapan fokus kepada bisnis anda. Sampai kiranya bisnis anda dapat menopang kebutuhan pribadi anda, maka anda dapat keluar dari perusahaan dan fokus mengembangkan bisnis anda. Anda mungkin dapat mempertimbangkan bisnis online sebagai bisnis yang cocok untuk karyawan.

Kestabilan finansial juga berarti pengelolaan laporan keuangan yang disiplin dan rapi. Ada alasan mengapa setiap perusahaan pasti memiliki departemen akunting, karena dengan pengelolaan laporan keuangan dan analisa keuangan yang tepat, dapat membantu anda dalam membuat keputusan-keputusan untuk mengembangkan bisnis anda. Jadi, anda mungkin perlu mengetahui pembuatan laporan keuangan yang sederhana untuk bisnis modal kecil.

#2 – Modal Kecil Jangan Terlalu Optimis dan Percaya Diri!

Biasanya orang dengan ide bisnis baru akan cenderung terlalu yakin dengan ide mereka. Hal itu membuat dirinya buta akan pandangan orang lain dan menjadi terlalu optimis. Ini adalah pemikiran yang berbahaya, karena ketika anda gagal, anda akan terpukul karena pemikiran anda yang awalnya terlalu optimis dan percaya diri.

Ketika anda memulai bisnis, dengan ide produk yang anda tawarkan, konsumen tidak akan langsung datang begitu saja. Ada proses dimana anda harus meyakinkan pembeli bahwa produk anda menawarkan solusi. Itupun belum tentu solusi anda benar-benar dibutuhkan atau berguna bagi konsumen. Jadi ada baiknya untuk tetap terbuka terhadap hal baru dan terus belajar untuk mengembangkan diri anda.

Ketahuilah bahwa selalu ada risiko bisnis yang kadang tidak kita pikirkan akan terjadi, oleh karena itu persiapkan diri anda untuk menerima risiko-risiko itu dan akan jauh lebih baik lagi jika anda menemukan solusi dari setiap masalah-masalah yang ada.

#3 – Pahami Pelanggan Anda!

Mengenali konsumen anda adalah kunci utama dalam mengembangkan bisnis, khususnya bisnis dengan modal terbatas. Pertama, anda harus mengetahui siapa target konsumen anda? Dan pastikan apakah benar bahwa target konsumen anda itu membutuhkan solusi yang anda tawarkan dari produk anda? Jika sudah yakin, maka anda ingin untuk lebih mengenal target konsumen anda itu dan memberikan kenyamanan pada mereka untuk juga mengenal anda. Beberapa hal yang mungkin bisa anda lakukan untuk meyakinkan target konsumen dengan modal yang terbatas :

  • Memberikan deskripsi produk yang detail dan jelas
  • Memberikan kontak anda agar mudah dihubungi dan membalas dengan sigap.
  • Memberikan alternatif pembayaran yang aman dan nyaman.
  • Lengkapi Desain toko online (logo, profil, alamat)
  • Gambar-gambar produk yang berkualitas
  • Berikan jaminan barang sampai, barang rusak dapat dikembalikan, dsb.

Kemampuan anda mengenali konsumen ini penting, karena interaksi anda dengan konsumen akan menjadi penilaian. Jika konsumen anda puas, ada kesempatan konsumen akan mendatangkan konsumen lainnya. Kunci utama mengembangkan bisnis adalah konsumen yang puas.

#4 – Sudah Tahu Modal Kecil, Jangan Boros!

Berhubungan dengan finansial, ketika anda sudah mulai menghasilkan, bisnis anda ramai, anda akan mulai berani untuk mengeluarkan uang demi kepentingan bisnis online anda. Memang tidak salah, tapi hati-hati boros.

Hal yang perlu anda ketahui tentang bisnis online adalah mereka banyak menggunakan advertising berbayar seperti Facebook Ads, Google Ads, dll. Bahkan sekarang Instagram-pun dapat dijadikan alat marketing digital yang ampuh. Bukan berarti anda tidak boleh melakukannya, boleh, namun gunakanlah dengan bijak. Tentukan budget dan disiplinlah. Anda mungkin juga perlu mempelajari tentang SEO, salah satu teknik advertising/marketing yang gratis. Walaupun butuh proses untuk menguasainya, namun ini tentu layak dicoba ketimbang menghamburkan uang di advertising berbayar.

Selain itu, ketika bisnis anda sudah mulai berkembang, anda akan membutuhkan bantuan manusia untuk menangani operasional, misalnya untuk pengiriman, pembayaran, rekapitulasi penjualan, dll. Daripada anda langsung merekrut admin atau staff dengan gaji jutaan, anda sekarang dapat menemukan banyak aplikasi yang dibuat untuk memudahkan bisnis anda. Anda mungkin perlu mempelajari soal aplikasi-aplikasi yang mendukung operasional bisnis sesuai kebutuhan anda. Tentunya cari aplikasi berguna namun dengan biaya yang lebih rendah dari biaya merekrut admin atau staff.

#5 – Jangan Lakukan Semua Sendiri!

Memang pada tips sebelumnya tertulis bahwa cobalah untuk menggunakan aplikasi untuk mendukung bisnis anda. Namun ada waktunya dimana anda harus merekrut tim anda. Selain produk, anda membutuhkan tim. Dari bisnis modal kecil, bisnis anda sudah menjadi bisnis yang berkembang, kini saatnya untuk memajukan bisnis anda lebih jauh lagi, maka anda butuh merekrut tim yang solid. Jangan terburu-buru dalam merekrut, pastikan anda mendapat orang yang tepat untuk bekerja di bisnis online anda. Ingat, sebesar apapun bisnis anda, modal anda tetap terbatas. Jadi, jangan boros! 🙂

#6 – Jangan Sombong Tapi Jangan Juga Merendah!

Bisnis berkembang pesat, anggota tim anda mulai berpikir untuk menaikan harga jual atau meningkatkan produksi agar mendapat keuntungan lebih banyak. Tunggu dulu! Jangan memutuskan segala sesuatu demi uang. Anda harus tetap fokus pada kepuasan pelanggan.

Jangan juga kehilangan kepercayaan diri terhadap produk anda dengan mematok harga terlalu rendah, yang mana malah membuat bisnis anda tidak untung untuk membiayai operasional anda. Ini akan menjadi kegagalan yang terlalu mudah bagi sebuah bisnis. Setiap keputusan bisnis anda harus menunjang pengembangan bisnis anda. Kebijaksanaan dalam memilih opsi yang tepat memang tidak mudah diambil, namun dengan evaluasi dan analisa yang tepat, setidaknya anda dapat mengkalkulasikan setiap risiko dari keputusan anda. Jadi jangan anggap remeh semua aspek dalam bisnis anda.

#7 – Lakukan Bagian Anda! Bahkan Lakukan Lebih!

Ketika anda sudah mulai memiliki anda buah, bisnis anda sudah berjalan dengan lancar, kadang orang lupa untuk “melakukan” bagiannya dan hanya ingin “mengambil” bagiannya. Sebagai wirausaha, anda harus melakukan lebih. Makanya ada yang mengatakan, “siapa bilang bisnis itu enak?”. Ya karena orang-orang seperti mereka adalah orang-orang yang melakukan pekerjaannya lebih dari apa yang mereka harus kerjakan. Kadang pekerjaan anak buah pun harus mereka ambil alih demi kelancaran bisnis mereka.

Orang bilang bisnis online itu modalnya kecil tapi untungnya besar? Ya! Jika anda sudah membaca artikel ini, kami yakin penggunaan modal anda akan semakin efektif dan efisien sehingga keuntungan dari bisnis online anda akan lebih maksimal!

Jika anda ingin sukses, anda harus merelakan waktu, keringat dan uang anda untuk kebaikan bisnis anda. Bukan seenaknya menyerahkan segala tugas dan pekerjaan kepada tim anda. Do more, or get less!

Semoga tulisan ini bermanfaat bagi mereka yang serius mengembangkan bisnisnya walaupun dengan modal terbatas. Kegagalan bisnis online sudah terlalu banyak, anda hanya perlu menemukan pelajaran dari kegagalan mereka.

Dari 7 hal diatas, mana yang menurutmu paling fatal?

Apa lagi hal fatal lainnya yang harus dihindari oleh pebisnis online?

Leave a Reply