Tips Mengoptimalkan Anggaran Iklan Instagram

Halosis.co.id, Jakarta – Dalam artikel sebelumnya, pernah dibahas mengenai iklan Instagram dan alasan mengapa Anda butuh menggunakan iklan di Instagram untuk bisnis Anda. Melanjutkan pembahasan tersebut, dalam artikel ini akan dibahas mengenai cara mengoptimalkan anggaran iklan Anda.

 

Buat Strategi

Kesalahan pertama yang biasa dibuat adalah melakukan iklan di Instagram tanpa memiliki rencana. Tanpa strategi, kampanye Anda tidak akan mempunyai arahan dan tujuan. Sebaiknya sebelum membuat iklan, tanyakan hal-hal ini kepada diri Anda:

Apa yang dipromosikan?

Apa yang ingin dicapai?

Bagaimana Anda mengukur kesuksesan?

 

Jawaban Anda akan menentukan arah kampanye Anda. Buatlah tujuan Anda sespesifik mungkin, contoh dibandingkan ‘meningkatkan jumlah followers’, buatlah ‘meningkatkan jumlah followers sebanyak 20%’. Sehingga setelah selesai menjalankan iklan, Anda akan memiliki cara untuk menilai apakah iklan tersebut berhasil atau tidak, dan Anda dapat melakukan penyesuaian di iklan berikutnya.

 

Target Audiens

Karena Instagram terintegrasi dengan Facebook, Anda bisa akses penargetan audiens seperti di Facebook. Untuk lebih menargetkan iklan, Anda juga bisa menggunakan pemasaran ulang, yang memungkinkan Anda menampilkan iklan Instagram kepada orang-orang yang pernah mengunjungi situs website Anda sebelumnya. Hal ini dapat meningkatkan rasio klik, karena audiens Anda lebih tepat, iklan akan ditampilkankepada orang-orang yang mungkin tertarik dengan bisnis Anda.

 

Jangan Membuat Yang Terlihat Seperti Iklan

Konsumen tidak menyukai iklan yang terang-terangan, memborbardir pesan iklan Anda ke orang lain bukan hal yang baik untuk bisnis anda, lebih baik untuk mengambil pendekatan yang halus. Beberapa iklan Instagram terbaik sama sekali tidak terlihat seperti iklan. Instagram membuat iklan terlihat asli di dalam feeds pengguna, namun tidak mengontrol gambar dan teks yang Anda gunakan. Pikirkan jenis konten yang disukai orang seperti di Instagram, yang bersifat aspirasional, dipotret dengan baik, dan hanya menggunakan sedikit teks pada foto, namun lebih banyak berkomunikasi dalam teks dan hashtag.

 

Bekerjasama dengan Influencer

Pemasaran yang dilakukan influencer merupakan salah satu cara terbaik untuk mengembangkan Instagram Anda. Terdapat banyak merek yang telah bekerjasama dengan influencer untuk posting organic, namun akan lebih bagus lagi jika dikombinasikan dengan iklan Instagram.

 

Sertakan Hashtag

Salah satu taktik pemasaran di Instagram yang cukup populer adalah untuk mencari hashtag yang sering dipakai dan kemudian digunakan dalam posting Anda. Dengan cra ini, saat orang sedang mencari hashtag tersebut, mereka bisa menemukan posting Anda. Hal ini cukup efektif, tapi masalahnya postin Anda akan dikelilingi oleh ribuan orang lain yang menggunakan hashtag yang sama. Merek yang populer dan memiliki banyak pengikut biasanya menciptakan hashtag mereka seniri, sehingga saat mengklik hashtag dalam posting mereka, Anda akan melihat konten mengenai merek mereka sendiri.

 

Gunakan Iklan Video

Sulit untuk membantah kekuatan pemasaran video media sosial. Sebuah survei menunjukkan marketers berencana untuk memproduksi lebih banyak video Instagram selama beberapa tahun ke depan. Sebagian besar merek secara naluriah memilih untuk menggunakan gambar untuk iklan Instagram. Gunakanlah video untuk menjangkau lebih banyak orang dan melibatkan audiens Anda.

 

Buat Pelanggan Anda Terlibat

Konten buatan pengguna (User-generated content) telah menjadi taktik yang sering digunakan oleh marketers di sosial media. Sebuah studi menemukan bahkan konten buatan pengguna 35% lebih berkesan dan 50% lebih dipercaya daripada jenis media dan informasi lainnya. Jika merek Anda memiliki followers yang setia, ada kemungkinan mereka membagikan gambar dan video yang melibatkan produk Anda di Instagram. Cari cara untuk mengintegrasikan konten ini ke strategi iklan Anda, sertakan gambar pelanggan yang menggunakan produk atau layanan Anda. Menampilkan orang nyata di iklan INstagram memilki nuansa yang lebih otentik.

1 comment

Leave a Reply