Jualan Laris di Instagram Berkat Hashtag

Halosis.co.id, Jakarta – Beberapa tahun belakangan ini, Instagram merupakan salah satu sosial media yang sangat populer untuk dijadikan tempat berjualan untuk online shop. Tidak hanya principal yang memiliki bisnis yang besar saja yang memamerkan produknya di Instagram, namun banyak distributor, agen, reseller, bahkan dropshipper juga bersama-sama memanfaatkan Instagram untuk berjualan.

Bisa dibilang sosial media yang satu ini memang sangat ampuh untuk meningkatkan penjualan. Karena memiliki karakteristik yang memungkinkan pengguna untuk melihat dan saling berbagi foto/video, sangat cocok untuk menggarap pangsa pasar Instagram yang telah mencapai 700 juta pengguna di seluruh dunia.

Salah satu anak muda yang telah sukses berjualan di Instagram, Rico Huang berbagi strategi mengenai mendapatkan pembeli di Instagram dengan mengandalkan hashtag di foto produk Instagram.

 

Hashtag adalah kata yang disertai dengan tanda pagar di depannya, yang akan membuat foto digabungkan secara otomatis dengan foto lain yang memiliki hashtag yang sama, sehingga foto tesebut bisa dicari oleh akun lain dengan cara mengetikkan kata tertentu. Singkatnya, hashtag di Instagram memiliki fungsi yang sama dengan mesin pencarian di Google.

Rico menyarankan untuk rajin mengunggah foto produk yang dijual dengan menyertakan deskripsi produk dan hashtag dalam satu foto. Harus dipastikan juga hashtag yag digunakan sesuai dengan produk yang dijual, seandainya tidak sesuai nanti akan disangka akun tak jelas.

Untuk mengoptimalkan hal ini, Rico juga menyarankan untuk mengunggah foto dengan hashtag sebanyak 30 foto per hari, atau paling tidak buat target misalnya 200 foto diunggah dalam seminggu, supaya yang diupload tidak tenggelam dalam pencarian menggunakan hashtag, namun tidak disarankan untuk mengunggah lebih dari 100 foto per hari karena akan diblok oleh Instagram.

Leave a Reply