5 Alasan yang Bikin Olshop Bangkrut Sebelum Sukses

Pahami faktor penyebabnya dan jangan biarkan olshopmu bangkrut.
Gambar: https://palembang.tribunnews.com/2018/04/06/menurut-studi-terbaru-bangkrut-tingkatkan-risiko-kematian-dini

Halosis.co.id, JakartaMenjalani online shop bukanlah suatu hal yang mudah. Dari sekian banyak orang yang pernah mencoba, mungkin lebih dari seperempat mengalami kebangkrutan, bahkan sebelum online shop yang dibangun menjadi sukses. Faktor yang memicu kegagalan olshop ini juga beragam. Berikut ini merupakan alasan-alasan, mengapa olshopmu bisa bangkrut, padahal baru sebentar berjalan.

1. Perencanaan yang Kurang Matang

Planning yang tidak matang membuatmu tidak siap untuk menghadapi masalah.
Gambar: https://www.hestanto.web.id/perencanaan-dan-pengendalian-produksi/

Faktor utama dan yang paling sering terjadi dalam menjalankan online shop adalah perencanaan yang kurang matang. Biasanya planning yang dibuat tidak mendalam, sehingga ketika masalah yang belum pernah diantisipasi datang, kamu kewalahan. Misalnya bagaimana kalau banyak barang yang tidak laku. Lalu apakah seluruh pemasukan bisa mengcover kerugian yang ditimbulkan karena ada barang yang tidak laku.

2. Berjualan Barang yang Terlalu Pasaran

Semakin pasaran, semakin banyak kompetitor.
Gambar: www.unsplash.com

Hal lain yang juga sering terjadi adalah kamu berjualan barang yang terlalu pasaran. Berjualan barang yang pasaran bisa berujung dua hal. Yang pertama, bisa jadi sangat laris, karena banyak peminat. Namun bisa juga tidak laku, karena terlalu banyak kompetitor. Kalau kamu berjualan barang yang cukup pasaran, temukanlah sebuah keunikan tokomu, diantara toko lain yang menjamur. 

3. Penawaran dan Permintaan Tidak Sinkron

Supply dan demand harus selalu seimbang.
Gambar: https://khanfarkhan.com/kurva-permintaan-dan-penawaran/

Alasan lainnya biasanya karena penawaran dan permintaan barang tidak sinkron. Bisa jadi, ada banyak permintaan, tapi kamu hanya menyediakan barang yang sedikit. Atau kamu memiliki sangat banyak barang, tapi sedikit permintaan. Kunci dari masalah ini, adalah kamu harus peka terhadap trend. Kamu harus bisa membaca situasi, kapan, kamu harus mengeluarkan suatu produk, dan kapan kamu bisa menjualnya kembali.

4. Hanya Fokus Pada Satu Platform Jualan Online

Manfaatkan sebanyak mungkin platform belanja online, sebisamu.
Gambar: https://www.byrest.com/pilihan-platform-jualan-online-gratis-yang-bisa-digunakan-ketika-baru-merintis-bisnis-atau-usaha.htm

Alasan berikutnya adalah, karena kamu hanya fokus pada satu platform jualan online. Jika hanya berfokus pada satu platform jualan online, kamu menutup banyak kesempatan untuk melebarkan sayap olshopmu. Semakin banyak platform yang kamu jajaki, maka semakin banyak juga orang yang akan dijangkau olehmu.

5. Tidak Menjaga Kualitas

Kualitas adalah segalanya.
Gambar: https://www.lynda.com/Project-Management-tutorials/Project-Management-Foundations-Quality/159186-2.html

Alasan yang terakhir mungkin karena toko onlinemu kurang menjaga kualitas. Konsumen adalah raja, karena itu seluruh kualitas merupakan hal yang sangat penting. Baik kualitas produk maupun pelayanan, harus dijaga dua-duanya. Produk dengan kualitas yang bagus akan membuat orang untuk membeli kembali di tokomu. Selain itu, kualitas pelayanan yang baik juga akan membuat orang merasa nyaman dan akhirnya menjadi pelanggan toko onlinemu.


Itulah dia beberapa alasan, mengapa toko onlinemu bangkrut sebelum sukses. Dalam menjalankan usaha, kamu harus serius, fokus, dan berkomitmen, supaya usaha yang kamu jalankan, bisa terus berjalan. Semoga artikel ini bermanfaat dan selamat #berUsaha.



Leave a Reply