Risiko-Risiko Pembeli dalam Belanja Online Dan Apa yang Dapat Dilakukan Penjual.

Halosis.co.id, Jakarta – Setelah kita bicara soal kelebihan dari belanja online di artikel sebelumnya, kini sebagai penjual, kita juga perlu mengetahui dampak negatif atau risiko-risiko yang dapat dialami oleh pembeli ketika melakukan belanja online. Dengan mengetahui risiko-risiko ini, penjual diharapkan untuk dapat mengurangi potensi risiko-risiko ini agar pembeli merasa nyaman dan tenang ketika berbelanja online di toko online anda. Tentunya dengan harapan akan menjaga kesetiaan pembeli anda dan meyakinkan pembeli untuk tetap berbelanja di toko online anda di kesempatan berikutnya.

Kiriman Salah Alamat

Hati-hati dalam mencatat alamat si pembeli untuk proses pengiriman. Alamat yang salah ketik, salah nomor, atau salah kota tujuan sedikit saja akan berdampak fatal. Oleh karena itu, pastikan alamat yang diberikan oleh pembeli sudah cukup lengkap dengan cara mengkonfirmasi ulang dan pastikan anda menulisnya dengan lengkap dan cermat. Jangan lupa informasikan alamat tersebut ke pihak ke-3 (vendor jasa kirim) dengan teliti. Periksa harga kirim apakah relevan dengan alamat yang dituju.

Kualitas Barang

Bicara soal kualitas barang, memang risiko ketika membeli barang tanpa melihat, merasakan dan mencobanya terlebih dahulu, oleh karena itu ada baiknya membuat foto produk yang relevan dan tidak dibuat-buat sehingga apa yang konsumen anda lihat di gambar, sesuai dengan bentuk aslinya. Salah satu yang perlu dilakukan adalah memberikan aturan berbelanja dan memberikan informasi yang jelas di katalog online anda. Misalnya dengan ukuran detail, lebar, panjang, luas, kapasitas, dll. Dan juga tawarkan garansi dalam jangka waktu tertenu (biasanya ngak perlu lama) jika barang mengalami kecacatan, maka dapat ditukarkan.

Barang Rusak Saat Pengiriman

Sering terjadi barang dikirim dalam kondisi baik, namun saat di terima oleh pembeli, barang sudah dalam kondisi cacat. Kemungkinan masalahnya adalah pada saat pengiriman. Oleh karena itu, ada baiknya dari sisi penjual memastikan bungkus dari produk anda dikemas yang rapi dan kuat agar saat pengiriman tidak terjadi pecah, tergores, atau hal lainnya. Dan tawarkan juga perjanjian kepada konsumen anda bahwa jika barang rusak diperjalanan maka ada kesempatan untuk dikembalikan.

Data Konsumen Disalahgunakan

Sering kali ada penggunaan data orang lain yang tidak bertanggung jawab. Ketika belanja online, tentu data diri si pembeli akan diterima oleh penjual, oleh karena itu tunjukan lah integritas mu dan profesionalisme mu untuk tidak menyalahgunakan data tersebut. Misalnya dengan membuat akun palsu, melakukan hacking, menjual data tersebut untuk mencari keuntungan sendiri. Pastikan data konsumen aman sehingga konsumen merasa nyaman.

Penipuan

Sering juga terjadi penipuan, dimana uang sudah di transfer dan barang tidak dikirim. Penjual kabur membawa uang penipuan. Untuk itu penting memberikan informasi asli dan jelas mengenai siapa pemilik toko online ini, dimana kantornya dan kemana harus menghubungi. Dengan adanya nomor-nomor itu setidaknya membantu meyakinkan pembeli bahwa toko online ini serius berdagang.

Barang Dikirim Terlalu Lama

Kadang pembeli komplain karena barang tidak langsung sampai setelah pembayaran. Memang normalnya adalah selang 1-2 hari. Oleh karena itu, pastikan pengiriman segera di proses setelah konfirmasi pembayaran. Informasikan juga nomor resi dan vendor pengirim yang digunakan. Dan jangan lupa gunakan vendor pengiriman yang sudah disepakati oleh konsumen anda.

Permainan Harga

Menjual barang di online sebetulnya penuh dengan persaingan harga yang ketat. Orang dengan mudah mengetahui dan menemukan barang sejenis. Oleh karena itu jangan permainkan konsumen anda dengan harga yang terlalu tinggi, karena dengan mudah anda akan ketahuan mengambil profit terlalu besar. Apalagi kalau barang yang anda jual sangat umum dan mudah ditemukan di toko online lainnya.

Nah.. Demikian beberapa risiko yang dimiliki dari sisi pembeli. Sudahkah kamu meyakinkan konsumen mu dengan meminimalisir risiko-risiko tersebut?

Share opini mu di comment ya..

Jangan lupa tag olshop mu juga..

Leave a Reply